Inilah 4 Faktar PLBN Entikong Kalimantan Yang Justru Jadi Tempat Favorit Wisatawan

Perbatasan adalah wajah negara. Hal ini yang kemudian mendorong Presiden Joko Widodo merenovasi sejumlah Pos Lintas Batas Negara (PLBN). Termasuk di antaranya Entikong. Kini wajah PLBN Entikong semakin cantik. Di sana juga ada lokasi favorit untuk berfoto.

1. Sejarah PLBN Entikong

PLBN Entikong berada di Jalan Lintas Malindo, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. PLBN ini kerap disebut sebagai pos lintas batas pertama di Indonesia. Mulai beroperasi sejak 1 Oktober 1989.

PLBN Entikong awalnya di bawah naungan Kabupaten Sanggau, kemudian dikelola Provinsi Kalimantan Barat dan kini berada dalam naungan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Kementerian Dalam Negeri.

2. Ciri khas bangunannya identik dengan ornamen Dayak

Renovasi PLBN Entikong rampung sekitar tahun 2015-2016 lalu. Usai dirapikan, pintu perbatasan Indonesia ini berubah menjadi kebanggaan baru. Terlihat jauh lebih megah dari pintu perbatasan di Tebedu, Serawak, Malaysia.

Yang membuat pintu perlintasan Indonesia ini menarik adalah dipadukannya bentuk bangunan modern dengan ornamen-ornamen khas Kalimantan, khususnya Dayak.

3. Alasan wisatawan betah berlama-lama di PLBN Entikong

Ada satu spot yang paling diburu pengunjung jika ada ditempat ini. Spot itu bernama Tugu Pancasila. Lokasi berada persis di depan gedung PLBN. Atau, di dalam area perbatasan. Tugu ini semakin ramai setelah Kementerian Pariwisata kerap Link slot gacor membuat acara crossborder.

“PLBN Entikong ini indah. Nyaman lokasinya, karena sekitarnya banyak bukit. Hal ini membuat PLBN terlihat sangat menarik. Apalagi di sana ada Tugu Pancasila. Banyak pengunjung yang menyempatkan diri berfoto di sana,” kata Kabid Pemasaran Area III Asdep Pengembangan Pemasaran I Regional II Kemenpar Sapto Haryono, Selasa (26/2).

Yang membuat PLBN ini menjadi lebih nyaman adalah aksesbilitasnya. Pembangunan tidak hanya terfokus pada fisik gedung PLBN saja. Akses jalan dan lingkungan sekitar juga dibenahi.

“Kualitasnya jalannya sudah bagus. Dan masih ada pembangunan pelebaran jalan dan lainnya. Di sekitar PLBN juga bisa mulai rapi. Seperti inilah seharusnya wajah Indonesia. Rapi dan nyaman,” papar Sapto.

4. PLBN bisa dijadikan ikon kota

“Tidak semua kota menjadi border negara. Yang artinya, kota yang memiliki border itu punya peran penting. Karena itulah pandangan pertama border tourism terhadap sebuah negara. Dan tentu saja kehadiran PLBN bisa dimanfaatkan senagai ikon kota. Apalagi PLBN Entikong yang menjadi pos lintas negara tertua di Indonesia,” terangnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya juga sependapat. Dijelaskannya, border harus menjadi daya tarik.

“Karena inilah pintu wisatawan yang ingin ke Indonesia. Banyak hal yang bisa dilakukan untuk mengenalkan Indonesia. Bisa melalui souvenir, merchandise, dan lainnya. Hal yang harus dimaafaatkan. Karena border adalah wilayah slot bonus new member istimewa. Dari situlah keramahan sebuah negara tercermin,” katanya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *